Sabtu, 27 April 2013

permainan unas

pendidikan tiga tahun ditentukan dengan emapat hari. dengan bobot 60% nilai unas dan 40% nilai sekolah. hal yang terjadi di indonesia dan memang suatu hal yang unik. mengukur kemampuan siswa hanya di bagian kognitif saja, hal ini mungkin kurang pas karena unas hanya melihat aspek kognitif saja sedangkan afektif dan pisikomotor tidak dinilai jika masuk nilai juga hanya memiliki bobot 40% itu pun nilai dari sekolah. ujian nasional seperti permainan yang tak kunjung usai. permainan pembodohan siswa dan dewan guru. jika ujian nasional dikatakan sebgai indikator kesuksesaan sekolah maka saya dengan tegas menjawab itu salah besar. kesusesan sekolah adalah bagaimana melahirkan generasi bangsa yang cerdas dan berakhlak mulia bukan orang-orang yang mengalami degradasi moral yang hanya mementingkan perutnya masing-masing. banyak yang mengatakan ujian nasional adalah pintu gerbang masa depan dan saya pun tidak bisa mengukiri hal tersebut karena bagi yang tidak lulus ujian nasional maka dia bisa dianggap siswa yang gagal dan secara sikologi siswa tersebut pasti langsung jaatuh dan malu. hal ini pastinya sering terjadi ketika ada siswa yang tidak lulus maka dia langsung mengecap dirinya adalah siswa yang gagal. jika ujian nasional hanya mencetak orang-orang gagal lebih baik dihapuuskan saja. jika kita melihat bagaimana pelaksanaan ujian nasional tahun ini, pastinya kita berfikir bahwa tahun inilah pelaksaan yang paling carut marut. hal ini sudah dibuktikan dengan fakta yang ada dan sudah disaksikan banyak orang. jika ujian nasional hanya membuat mental siswa jatuh lebih baik dihapuskan. ketika pelaksanaan ujian nasional ditemukan hal yang menjdi kendala antara lain 1.kertas ujian yg tipis, hal ini membuat siswa sangat takut dalam menghitam lembr jawaban mereka karena mereka kwatir akan rusak ketika mereka menghitamkannya berlebihan. 2.kekurangan soal ujian, hal ini terjadi dan katanya solusinya adalah memperbanyak soal sendiri. justru hal ini membuat siswa kwatir, apakh yang dia kerjakan itu terbaca atau tidak oleh komputer. 3.peraturan yang ketat tetapi tidak sesuai dengan kualitas distribusi, distribusi yang membuat pengunduran ujian nasional, hal ini menyebabkan pelaksanaan ujian nasional tidak serentak dan mungkin bisa saja terjadi kebocoran soal. 4.masih beredarnya kunci jawaban, pastinya transaksi jual beli jawaban ujian nasional masih marak terjadi,ada yang berani membeli kunci jawaban sampai jutaan rupiah agar dia lulus, hal ini sudah membuktikan bahwa mental pelajar kita sedang jauh dari harapan. 5.kesiapan mental anak pasca ujian nasional untuk siswa harus difikirkan terutama untuk yang belum bisa lulus ujian, hal ini harus diperhatikan karena siswa memiliki pemikiran yang berbeda, lain di kota lain pula didesa tentang pola fikir siswa. keadaan siswa dikota jauh lebih mudah diarahkan dibandingkan dengan didesa. jika didesa mereka tidak lulus ujian nasional mungkin langsung pasra dan langsung kerja tanpa memikirkan untuk ujian ulang kembali. jika ujian nasional hanya sebagai ujian kelulusan lebih baik dihapuskan saja. arief ageng sanjaya BEM FKIP UNil

Selasa, 16 April 2013

Jadikan kelemahan menjadi sebuah kekuatan

jika anda seorang pengguran sebenarnya anda memiliki kelebihan yang takternilai yaitu waktu, anda memiliki waktu yang banyak di banding pegawai atau wiraswasta dan waktu adalah harta yang paling berharga yang di berikan tuhan dan hanya waktu yang tidak bisa kita beli, saya sering berkelakar pengguran sebenarnya banyak kerjaannya hanya untuk menjalankan pekerjaan tidak ada yang membayar Jika anda seorang Pegawai yang bergaji rendah anda pun memiliki kelebihan yaitu anda memiliki penghasilan yang pasti dan pekerjaan anda ada yang bayar hanya saja hasilnya tidak sesuai dengan yang diinginkan. Tapi paling tidak anda memiliki penghasilan tetap dan ada kepastian penghasilan. Jika anda seorang wiraswasta yang penghasilan naik turun anda pun memiliki kelebihan paling tidak anda sudah menjadi atasan atau bos yang menjadi impian para pegawai di muka bumi hanya saja anda penghasilan anda belum seperti yang anda inginkan. Tetapi anda memiliki kemungkinan mendapatkan penghasilan yang tak terhingga dari bisnis anda yang sekarang naik turun. Ya apapun kondisi anda anda memiliki kelebihan dan kekeurangan untuk menjadi sukses anda harus merubah fokus anda jangan hanya fokus pada kekurangan anda tetapi fokuslah pada kelebihan anda saya yakin anda pasti berhasil. Saya sebuah kisah seorang anak yang dari lahir tidak memiliki tangan kanan sehingga waktu kecilnya banyak di ejek oleh teman-teman sebayanya sehingga dia memutuskan untuk belajar yudo pada guru yang terkenal. Ketika berguru kepada guru tersebut guru ini hanya mengajarkan 1 jurus saja dan ketika anak ini menguasai jurus ini guru ini hanya mengatakan pakai jurus yang sama buat jurus ini lebih cepat dan lebih kuat... Lalu anak ini lebih fokus untuk membuat jurusnya lebih kuat dan lebih cepat dalam latihannya sampai pada satu saat anak ini didaftarkan ke kompetisi yudo tingkat dunia. Anak ini kaget bukan kepayang tetapi gurunya menenangkan beliau bahwa dia sudah siap dengan jurus yang ada walaupun hanya satu jurus. Ketika pertandingan pertama anak ini bisa menang dengan mudah dengan 1 jurus yang diajarkan gurunya. Lalu tiba lawan ke dua ketika ingin menghadapi lawan kedua dia berkonsultasi pada gurunya apakah harus menggunakan jurus lain karena jurusnya sudah di ketahui oleh lawannya??? Lalu gurunya hanya menjawab PAKAI JURUS YANG SAMA HANYA GUNAKAN LEBIH CEPAT DAN LEBIH KUAT. Dengan sedikit ragu beliau maju untuk menghadapi lawan selanjutnya dan ternyata beliau menang lagi dengan jurus yang sama, sampai akhirnya anak ini sampai di final dan menghadapi juara bertaha 7 kali. Wah ini juara bertahan 7 kali dalam hati anak ini, lalu beliau bertanya lagi kepada gurunya harus menghadapi dengan jurus apa, masa pakai jurus yang sama lalu gurunya menjawab dengan jawaban yang sama PAKAI JURUS YANG SAMA HANYA GUNAKAN LEBIH CEPAT DAN LEBIH KUAT. Oke saya akan menggunakan jurus yang sama untuk menghadapi lawan ini dan akhirnya dengan jurus yang sama mengalahkan lawannya di final dan dia menjadi juara dunia yudo pertama kali yang bertangan satu. Lalu mereka merayakan kemenangan ini dengan gegap gepita. Ketika pesta perayaan kemenangan anak ini bertanya kepada gurunya mengapa dia bisa menang walau hanya dengan satu jurus??? gurunya menjawab jurus yang saya ajarkan adalah jurus yang tersulit dan terhebat yang ada di dunia yudo Lalu anak ini bertanya lagi, Guru bukannya tiap jurus ada kelemahannya??? lalu gurunya menjawab, Ya memang jurus ini ada kalemahannya yaitu dengan menarik tangan kanan dan anda tidak memiliki tangan kanan sehingga jika jurus ini di pakai di kamu maka jurus ini tidak ada kelemahannya. Ya banyak orang dalam menghadapi hidup ini hanya fokus pada kekurangannya padahal di balik kekurangan sebenarnya ada kelebihan dan kita bisa berhasil jika kita hanya fokus pada kelebihan kita dengan membuat kelebihan kita menjadi lebih kuat dan lebih cepat sama seperti kisah pemuda bertangan satu di atas. source : http://www.jamespropertyinvestor.com

UN

JAKARTA, KOMPAS.com - Anggota Komisi X dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera, Ahmad Zainuddin, menyayangkan tertundanya pelaksanaan Ujian Nasional (UN) 2013 di 11 Provinsi. Ia menilai persoalan UN ini selalu terjadi setiap tahunnya sehingga perlu dibuat sebuah lembaga independen yang menyelenggarakan ujian tersebut. Ia mencontohkan, beberapa negara memiliki badan khusus (exam board) yang melaksanakan ujian di masing-masing wilayah, baik dari sisi pelaksanaan maupun hasil penilaian. Zainuddin menambahkan, di Amerika maupun India, ujian tidak dilakukan secara nasional karena dianggap tidak adil bagi siswa minoritas. Setiap negara bagian memiliki standar yang berbeda. "Mereka melakukan ujian untuk wilayah masing-masing yang disebut exit exam. Dengan demikian dari tingkat kesiapan pelaksanaan ujian bagi siswa pun lebih baik," ujar Zainuddin dalam siaran pers yang diterima, Senin (15/4/2013). Zainuddin meminta agar pemerintah mau mengatur ulang sistem ujian nasional bagi siswa. Pasalnya, sebanyak 33 provinsi memiliki standar mutu yang berbeda. "Hal ini sangat dimungkinkan penerapan ujian dapat dilaksanakan pada tiap daerah. Adapun teknis pelaksananya dapat dilakukan oleh lembaga Independen yang dapat diawasi oleh pemerintah dan DPR", kata Zainuddin. Menurut Zainuddin, penundaan ini seharusnya tidak perlu terjadi jika pemerintah benar-benar serius dalam mengatur mekanisme persiapan teknis berupa bahan pendukung, percetakan soal, pengepakan soal dan distribusi materi ujian. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) mengumumkan penundaan jadwal ujian nasional (UN) 2013 mata pelajaran Bahasa Indonesia pada jenjang SMA/MA/SMALB/SMK dan Paket C di 11 provinsi. Provinsi yang mengalami pergeseran jadwal UN tersebut adalah Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur. Jumlah siswa di 11 provinsi tersebut sebanyak 1,1 juta orang di 3.601 SMA/MA dan 1.508 SMK. Mendikbud M Nuh mengemukakan, untuk mencetak materi UN kali ini, Kemdikbud menunjuk 6 percetakan. Dari keenam percetakan itu, lima di antaranya sudah siap, sedangkan satu percetakan, yaitu PT Ghalia Printing Indonesia yang tugasnya menyebarkan soal ke Indonesia tengah sedang berusaha sekuat tenaga. Kemdikbud sudah bekerja hingga dini hari untuk membantu percetakan tersebut. Namun, upaya tersebut masih belum berhasil sehingga diputuskan pelaksanaan UN di 11 provinsi baru bisa dilaksanakan pada 18 April 2013. http://edukasi.kompas.com/read/2013/04/15/20005478/PKS.Bentuk.Lembaga.Pelaksana.UN.Independen?utm_source=WP&utm_medium=box&utm_campaign=Kknwp

Senin, 15 April 2013

Aku malau dengan nilai 9 ku

Samapai hari ini adakah yang bangga dengan nilai 9 yang didapatkan di ijasahnya? Atau justru malau mengatakan kepada orang lain bahwa aku dapat nilai 9 di ujian nasional. Jangan berpurapura tidak tahu, permasalahan ini sudah mengakar ketika ujian nasional diberikan standar kelulusan. ujian nasional (UN) merupakan upaya untuk memacu para peserta didik bekerja keras untuk mendapatkan nilai kelulusan. Pemikiran siswa dan pengjar di format untuk lulus bukan untuk mendapatkan ilmu. Ketika proses pengajaran tidak menutup kemungkinan siswa didalam kelas dituntut untuk mengerjakan soal-soal, menghafal rumus-rumus yang ada. Terkadang ada hal yang terlupakan untuk memberikan konsep dasar dari pelajaran yang di pelajari. Bisa dilihat bagaimana keadaan siswa yang lulus ujian nasional. Banggakah mereka dengan hasil yang didapatkan. Mungkin hanya 3 dari 10 orang yang lulus dengan bangga. Mengapa hanya 3 yang lulus ujian dengan bangga? Tentunya para pembaca bisa memberikan alasanya masing-masing. Jangan hanya tersenyum saja melihat permasalahan yang sudah mengakar ini, namun segera cari alat untuk menghancurkan akar permasalahan ini. Hal ini terjadi disebabkan pengaruh lingkungan pergaulan dan atmosfir tuntutan ujian nasional. Dalam pelaksanaannya ujian nasional masih diwarnai dengan kecurangan. Praktik kecurang dalam ujian nasional di stimulus oleh sikap guru, orangtua, dan pemerintah daearah, yang menilai kelulusan adalah prestasi, citra diri dan gengsi, walau diraih dengan cara yang curang. Jangan heran jika Indonesia penuh dengan pegawai tikus karena mereka sudah dididik untuk menjadi tikus dari sekolah. Sudah cukup siswa dipermainkan dengan pembodohan nilai. Tanamkam kembali kepercayaan diri siswa, hilangkan rasa gengsi sekolah terhadap hasil ujian nasional, apapun hasilnya itu adalah yang terbaik. Jangan kita membuat siswa kita hancur ketika kita sudah tiada. Karena apa yang mereka tulisakan di ujian nasional akan berdampak Beberapa tahun kedepannya. Sekrang Ujian Nasional adalah salah satu alat ukur untuk menentukan kelulusan siswa. Proses untuk menghadapi ujian nasional harus diberikan sejak awal masuk sekolah. Pembekalan tentang nilai akhlak, budi luhur, sikap, dan disiplin siswa harus benar-benar di tekankan. Agar siswa memiliki pola fikir yang bersih untuk menghadapi ujian nasional. Mari kita bersihkan pendidikan kita dari orangorang yang ingin menghancurkknay Mari kita samasama peduli terhadap pendidikan kita dan mari kita isi pendidikan kita dengan orang-orang yang professional di bidangnya. Sudah cukup pendidikan kita di perbudak oleh Negara lain. Kita harus bangkit kita harus bisa merdeka kita harus mempu menjawab tantangn pendidikan Negara kita. Kita buktikan bahwa Indonesia bisa menjadi garuda bumi ini,

akhlak

ETIKA DALAM KEHIDUPAN Sesungguhnya Rasulullah di utus untuk menyempurnakan akhlak yang baik. Sikap rasulullah menunjukkan sikap yang agung, sejak masih kanak-kanak sikap tersebut dimiliki oleh Rasulullah Saw sehingga beliau diberi gelar AL-AMIN (yang dapat dipercaya). Tidak ada yang dapat melebihi keagungan sikap rasulullah saw, beliau lmebut dalam berbicara, tidak menggunjing orang, tidak melakukan bahtah dan selalu berkata yang benar, bila berjalan tidak menengadah ke atas melainkan tunduk ke bumi, berjalan cepat laksana orang yang sedang berkesungguhan, beliau menjadi bapak para anak-anak yang yatim piatu, menyayangi yang lemah, membantu yang kekurangan walaupun beliau sendiri hidup seadanya , tidak hidup mewah padahal beliau selain pemimpin agama juga pemimpin Negara yang layak untuk hidup mewah, rasulullah selalu berlaku di atas WAHYU (perintah allah swt). Oleh karena itu kita sebagai umat-nya hendaknya menjadikan beliau sebagai suri tauladan yang baik, karena ahlak yang baik adalah akhlak atau sikap yang telah dicontohkan oleh Nabi Muhammad Saw, yaitu akhlak yang bersesuaian dengan al qur’an. sungguh luar biasa sulitnya menjaga aib seseorang ketika dia adalah orang yang mengungkap aib kita. akhlak merupakan jasad prilaku orang jika buruk akhlaknya maka buruk pula dalamnya.. maka bersabarlah lalu pendam aib orang lain itu didalam hati kita. 'senyum

Selasa, 09 April 2013

ini aku

hati, fikiran, kata, tindakan, hal yg berkaitan... jk hati lg buruk.... fikiran ikut buruk.. kata2 pun jg buruk.. tindak jg bisa buruk... untuk jaga hati..beristifar...menzerokan diri... tantangan terbesar.... merubah keadaan yang dulu nya saya zero namun skrg hars bisa hero..:) yg dulunya tidak bisa menjadi bisa.. yang dulu hanya orang bisa namun skrg harus bisa lebih luar biasa....

Senin, 22 November 2010

MENGEMBALIKAN SMANGAT YANG HILANG

dalam kehidupan kuliah nih...kadang sering terjadi libur panjang.

Ketika kita menemui libur panjang kebanyakan dari setiap orang menghabiskannya untuk bersantai. Hal ini lah yang terkadang membuat orang-orang lalai terhadap kewajibanya hidupnya, entah lalai kepada allah atau kepada manusia. Namun apakah kita akan seperti itu terus. Bagaimana nasib negeri tercinta itu sahabat. Inginkah kita kembali dijajah kembali. Pasti jawaban setiap orang tidak. Namun bagaimana cara kita untuk mencegah itu. Jawabannya ada pada dirikita. Bangkitkan kembali smangat yang ada pada dirikita. Ada beberapa cara :
Ini cara penulis untuk mengembalikan smangat yang hilang :
1. Niat kembali kepada allah
2. Sholat berjamaah n sholat sunah diperbanyak
3. Puasa sunah
4. Dengarkan siraman rohani dengan seksama
5. Sadarlah bahwa kehidupan semakin berat
6. Berfikir bahwa kedepan kita ada tanggung jwab besar
7. Bayangkan wajah pasangan mu dan jadikan itu sebagai motivasi diri
8. Manfaatkan media perubahan yang ada seperti bacaan-bacaan motivasi
9. Sabar dalam menjalani perubahan
10. Tahan sesuatu yang akan membuat kamu kembali kehilangan smangat
Nah sepuluh hal tersebut jika digunakan insyaalah akan terjadi suatu perubahan pada smangat kita.
“kehidupan kejam ketika kita malas untuk berbuat, kehidupan baik ketika kita berbuat sesuatu yang baik”. Jangan jadi kan alasan untuk menutupi kesalahan mu. Berfikir menjadi jiwa yang profesional dan berkaryalah

http://Innspirasi.blogspot.com

Selasa, 16 November 2010

METAMORFOSIS (MELAKUKAN PERUBAHAN DIRI)

Ketika kehidupan mulai, kita semua adalah satu ciptaan. Kita semua adalah makhluk pilihan. Tidak sadarkah kita akan potensi diri kita. Jika kita berfkir mundur, kita berasal dari 1 dari berjutaan sperma yang berkompetisi untuk masuk keovarium, mulai dari kita diciptakan kita sudah menjadi pemenang. Jika kita tahu berapa jumlah huruf pada Dna kita jika kita susun akan sepanjang mana. Allah telah menciptakan kita dengan baik, kita semua memiliki kemampuan yang baik. Kita semua unik, tapi mengapa ketika kita dihadapkan dengan masalah kita selalu menyerah. Jika kamu menyerah sebelum kamu mencoba berarti dirimu itu adalah pecundang. Untuk itu lakukan lah metamorfosis, lihat kupu-kupu awalnya dia buruk namun ketika ia berjuang untuk berubah apa yang terjadi. Sungguh luar biasa cantiknya. Kita sebagai manusia pasti bisa seperti itu yang dibutuhkan adalah niat untuk berubah. Bagaimana jika niat sudah ada namun tidak berubah-berubah. Itu bisa terjadi karena kebiasaan buruk kita yang menyebabkan, jadi CARA untuk menghilangakan kebiasaan buruk
1. Banyak-banyak puasa sunah
2. Banyak mengingat allah
3. Lakukan sholat malam
4. Perbanyak membaca alquran dan buku-buku yang memiliki pesan positiv
5. Bergaul dengan orang-orang baik
6. Cari tokoh yang dapat membuatmu semangat untuk berubah
7. Ingat selalu orang tua mu yang sedang mendoaakn mu
Melakukan perubahan berarti melakukan pengembangan diri, membangun sukses masa depan. Masa depan akan indah ketika kita indah seperti kupu-kupu, untuk itu siap-siaplah untuk menjadi orang yang selalu lebih baik.
www.innspirasi.blogspot.com

By
Arief Ageng sanjaya

Senin, 15 November 2010

bola cuy

Senin, 15 November 2010

Pelatih Inter Milan, Rafa Benitez, mengaku kecewa dengan penampilan skuadnya yang dipermalukan AC Milan 0-1, dalam derby Minggu 14/11 malam.

Milan memenangkan Derby della Madonnina lewat gol semata wayang Zlatan Ibrahimovic dari titik putih, saat pertandingan baru berlangsung lima menit. Sebelumnya, pemain asal Swedia itu dijegal Marco Materazzi di kotak penalti.

Milan juga bisa bertahan dengan skor kemenangannya itu, walau mereka kehilangan Ignazio Abate yang diusir di menit 60 akibat dua kartu kuning.

Benitez mengaku, skuadnya seharusnya bisa bergerak lebih cepat mendapat bola. Tetapi, ambisi mereka untuk menang dibuyarkan gol Milan di awal laga.

"Saya tidak berpikir kami tak memiliki karakter dalam bermain. Tim sudah berusaha, tapi Milan memimpin begitu cepat lewat penalti itu. Karena banyak melakukan kesalahan, kami tak bisa mengejar ketertinggalan kami," tandas eks pelatih Liverpool itu.

ketika pemain dilapangan tinggal 10 orang maka kami tidak sabar untuk menyelasikan peluang.

Benitez juga menyatakan, kekalahan ini menjadi pelajaran berarti bagi timnya. kedepannya maka kami akan memperbaiki keadaan emosi para pemain.
Selanjutnya, Inter harus memiliki ambisi menguasai bola yang lebih baik lagi.

Permendiknas 28/2010 Sesuai Otonomi Daerah




Semarang (ANTARA) - klik disiniDirektur Jenderal Pengembangan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PMPTK) Kementerian Pendidikan Nasional Baedhowi mengatakan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 28/2010 tentang Penugasan Guru Menjadi Kepala Sekolah sesuai dengan otonomi daerah.

"Upaya penyiapan, pelatihan, dan pengangkatan kepala sekolah tetap menjadi kewenangan pemerintah daerah, sementara Permendiknas itu hanya mengatur mekanisme, bukan untuk mengambil alih wewenang pemda," katanya di Semarang, Senin.

Permendiknas sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 38/2007 tentang Pembagian Urusan Pemerintahan Antara Pemerintah, Pemerintahan Daerah Provinsi dan Pemerintahan Daerah Kabupaten/Kota, kata Baedhowi usai sosialisasi Permendiknas Nomor 28/2010.

Menurut dia, Permendiknas tersebut hanya merupakan upaya untuk mencari figur kepala sekolah yang terbaik dengan menetapkan norma kebijakan standar berdasarkan proses pelatihan dan seleksi kepala sekolah.

"Tidak ada satu kata pun dalam Permendiknas itu untuk mengambil alih pengangkatan kepala sekolah ke menteri, sebab hal itu sudah diatur dalam PP 38/2007. Namun mekanisme kebijakan norma standar menjadi wewenang menteri," katanya.

Ia mengatakan penentuan layak atau tidaknya seseorang menjadi kepala sekolah bukan berada di tangan Mendiknas, tetapi melalui pelatihan dan seleksi yang dilakukan, baik oleh pemda maupun lembaga pelatihan yang ada.

"Lembaga yang telah menyelenggarakan pelatihan kepala sekolah, misalnya Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP). Rekomendasi dari lembaga itu yang dipakai, mengingat proses pelatihan lembaga itu dilakukan dengan ketat," katanya.

Dalam Permendiknas tersebut, kata dia, menjelaskan bahwa calon kepala sekolah harus mengikuti pelatihan minimal 100 jam, sesuai dengan kriteria penilaian, misalnya kualifikasi akademik, latihan, praktik, dan sebagainya.

"Dari penilaian yang dilakukan lembaga-lembaga pelatihan itu bisa dilihat kualifikasi figur yang sesuai menjabat sebagai menjadi kepala sekolah," kata Baedhowi.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Jawa Tengah, Kunto Nugroho HP mengatakan bahwa Permendiknas tersebut merupakan upaya untuk meningkatkan mutu pendidikan di seluruh daerah, hingga tingkat kabupaten/kota.

"Dengan Permendiknas itu, kualitas pendidikan di Indonesia diharapkan akan semakin baik sehingga sanggup bersaing di tengah iklim globalisasi," kata Kunto.

sebenarnya jika ingin menjadi kepala sekolah hendaknya memahami tentang assesment sekolah. agar mengerti tentang tugas-tugas sekolah.

Minggu, 14 November 2010


Dahulu kala hiduplah seorang raja yang muda serta mempunyai kekuasaan yang luas. Ia hidup bersama penasihatnya. Suatu ketika iapun merasa susah, karena ia bingung apa yang akan dia lakukan. Iapun bercerita kepada penasihatnya. “wahai penasihat aku bingung dengan diriku ini, aku telah menjadi raja, tapi kenapa aku merasa hidupku ini tidak enak, aku meras sepi”. Maka dengan senyum dan bijak sang penasehat menjawab “Wahai raja, lebih baik kau menikah, insyaallah khoir, insyaallah kau tidak merasa sepi”.

Maka sang rajapun menuruti apa kata penasehat, sang raja pun menikah. Dan benar raja merasa sangat bahagia, ia tidak merasa sepi lagi. Namun sang raja merasa ada yang kurang, ia belum mempunyai anak. Setelah berbincang sama penasehat, penasehat menganjurkan untuk memiliki anak. “insyaallah khair” kata penasehat. Maka akhirnya memilih untuk memiliki anak. Hingga akhirnya ia mempunyai seorang anak laki- laki.


Seirng berjalananya waktu sang anak pun tumbuh besar. Hingga akhirnya ia mulai memasuki bangku sekolah. Pada saat ini sang raja kembali bingung, anaknya akan disekolahkan dimana. Maka ia kembali berbicara pada penasehatnya. “wahai penasehat bagaimna menurutmu tentang sekolah mana yang pantas untuk anakku ini?” tanya sang raja. Maka dengan bijaksna penasehat berkata “sekolahkan saja anak raja ke negeri seberang, Insyaallah khair, dan insyaallah itu lebih baik”. Maka dengan berat hati sang raja menyekolahkan anaknya ke negeri seberang.

Dengan perginya anaknya, maka sang raja merasa kesepian. Pada suatu malam ia mengupas buah apel. Namun apa gerangan, tangannya terkena pisau hingga mau putus. Sang raja merasa hatinya resah, ia menganggap kalau sedang terjadi sesuatu yang tidak baiak pada anaknya. Maka iapun kembali bicara pada penasehatnya. Wahai penasehat menurutmu aa yng sedang terjadi, aku merasa tidak enak, ini tanganku teriris pisau dan mau patah” kata sang raja. Maka dengan muka senyum penasehat berkata”Insyaallah khair”. Mendengar jawaban penasehat rajapun merasa jengkel, karena dari dulu setiap dimintai pendapat penasehat njawabnya “insyaallah khair” terus. Karena merasa marah maka penasehat tersebut dijebloskan ke dalam penjara.

Sang raja pun mengangkat penasehat baru. Setelah itu mereka langsung berburu di hutan. Kebetulan sang raja memang suka berburu. Dengan membawa segenap pasukan dan penasehatnya rajapun berangkat berburu di hutan. Di tengah jalan raja melihat seekor rusa. maka dengan menunggangi kuda sang raja dan penasehat barunya mengejar rusa tersebut. Namun, tidak dengan para pengawalnya. Mereka kelelahan mengejar sang raja, karena mereka harus berlari. Hingga tanpa diasadari tinggal sang raja dan penasehat yang mengejar buruannya. Akhirnya sang raja mendapatkan posisi yang tepat untuk memanah rusa tersebut. Tanpa disadari, ternyata mereka berdua telaah di kepung oleh bangsa pedalamann hutan tersebut. Di saat yang bersamaan Bangsa pedalaman tersebut sedang mencari manusia untuk upacara adat. Tanpa bisa bebuat maka raja dan penasehat baru teresebut dibawa. Dengan posisi seperti akan disate maka penasehat baru tersebut di panggang, hingga akhirnya ia meninggal dunia. Saat giliran sang raja yang akan di panggang, maka ada seorang bangsa tersebut melihat bahwa ada bagian tubuh yang rusak dari sang raja tersebut, yaitu jari tangannya hampir putus. Mereka juga tidak enak kalau mau memberi sesajen pada leluhurnya dengan barang yang cacat. Maka sang rajapun tak jadi di panggang, dan akhirnya dilepaskan.

Dengan perasaan takut maka rajapun kembali ke kerajaan. Sang raja langsung menemui penasehatnya yang pertama.”wahai penasehat ternyata kau benar, kalau tidak jariku ini terluka, maka aku bisa di panggang oleh bangsa pedalamna hutan tersebut” kata sang raja sambil minta maaf. Dengan tersenyum sang penasehat berkata” saya juga berterima kasih pada raja, karena telah menjebloskan saya ke penjara. Karena kalau tidak aku juga sudah dipanggang oleh bangsa pedalaman tersebut”. Hingga akhirnya sang raja dan penasehat pun kembali hidup rukun.

Jadi setiap apa yang terjadi pada kita itu sebenarnya adalah yang terbaik untuk kita

www.resensi.net

Kamis, 11 November 2010

MENJADI SEORANG PENGAMBIL RESIKO

"There is no security on this earth. Only opportunity." - Douglas MacArthur.
Apa jadinya bila kita takut mengambil risiko dalam hidup ini? Segala yang kita lakukan pasti berisiko! Apalagi bila hendak maju dan sukses, risiko adalah sesuatu yang harus kita akrabi, bukan dihindari.

Bicara mengenai risiko, seperti kata William J. Bernstein dalam bukunya "The Four Pillars of Investing", "Risk, like pornography, is difficult to define, but we think we know it when we see it." Risiko, seperti pornografi, sukar untuk didefinisikan, tapi kita akan mengetahuinya bila kita telah melihatnya. Begitu pula risiko, kita akan mengetahui dan merasakannya bila kita telah menjalaninya.

Bila kita berani mengambil risiko, artinya kita telah berani menjalani kehidupan itu sendiri. Juga menunjukkan bahwa kita yakin akan mendapatkan suatu pelajaran berharga dari setiap risiko yang diambil. Tentu saja bukan berarti melangkah tanpa perhitungan yang matang. Satu rahasia orang-orang yang telah sukses, seperti yang mereka ungkapkan, adalah bahwa mereka sering mengambil risiko dalam bertindak.

Lantas, mengapa sebagian orang enggan untuk mengambil risiko? Jawabannya sederhana. Mereka takut gagal, berpikir tak dapat melakukannya, atau merasa belum mahir dan berbakat. Keberanian mengambil risiko, sesungguhnya lebih menunjukkan kepada karakter dan mental seseorang. Bukan pada besar kecilnya risiko yang dihadapi. Kualitas seseorang tidak ditentukan dari peristiwa yang datang menghampirinya, tapi dari respon yang ia berikan dari peristiwanya itu sendiri.

Jadi, bila kita ragu untuk melangkah karena tidak tahu apa yang akan menghadang langkah kita nantinya, beranilah untuk mengambil risiko. Beranilah untuk mengambil kesempatan yang datang demi terwujudnya kehidupan yang lebih baik. Toh, kita tidak akan tahu apakah kita sanggup menghadapinya atau tidak, sebelum kita benar-benar mengalaminya.

Namun, sekali lagi diingatkan, berani mengambil risiko bukan berarti melakukan tindakan gegabah. Hanya karena sebagai orang berhasil menggapai kesuksesan karena tidak takut akan risiko, kita tetap harus melakukan persiapan dan pertimbangan yang matang. Agar apabila suatu saat risiko yang kita takutkan itu benar-benar terjadi, kita dapat melewatinya dengan baik. Begitulah bila kita ingin sukses dalam segala hal, kita akan selalu dihadapi dengan risiko. Risiko sangat berkaitan dengan rasa takut-takut akan timbulnya kekacauan, takut akan penilaian orang lain yang menghakimi, dan takut akan hal-hal tak terduga yang menunggu di depan sana. Hadapi rasa takut itu dan jadikanlah rasa takut sebagai motivator!


Tanpa kita sadari, banyak sekali keuntungan yang dapat kita ambil bila kita berani mengambil dan menghadapi risiko. Bila kita melakukan kesalahan, otomatis kita akan lebih bijaksana ke depannya. Bila kita sukses, kita akan belajar dan tahu besarnya kapabilitas dan potensi yang kita miliki. Dalam hal karier, saat kita berani mengambil risiko, maka hal itu akan mengantar kita menjadi seorang pemimpin dan inovator. Kunci dari semua yang telah disebutkan di atas adalah, menjadi a smart risk taker- seorang pengambil risiko yang cerdas!

Berikut ada enam cara yang ditulis oleh Beth Banks, PhD-seorang ahli di bidang leadership development, yang bisa mengantar kita menjadi salah satunya.

Percaya pada insting

Jangan menunggu sampai suatu petunjuk nyata datang kepada kita, baru mengambil keputusan, karena bisa saja petunjuk itu datang terlalu telat atau malah tidak datang sama sekali. Kalaupun ada petunjuk yang sangat baik, bukan hanya kita saja yang mengetahuinya, tetapi juga orang lain yang mungkin memiliki tujuan yang sama. Saat ide brilian menghampiri, jangan banyak membuang waktu, langsung realisasikan dan kerjakan saat itu juga! Percaya pada apa kata hati.

Jangan takut untuk meminta bantuan

Bila memang kita sedang menghadapi suatu hal yang memang kita kurang pahami, sedangkan sesuatu itu bisa membawa kemajuan besar menuju apa yang kita ingin capai, jangan ragu untuk meminta bantuan kepada yang lebih ahli. Bila kita terus terjebak dalam rasa takut akan risiko-takut bila meminta bantuan kepada orang lain, maka kemampuan kita akan diremehkan, maka kita tidak akan pernah bisa maju.

Lepaskan energi positif

Rasa takut, stres, dan ketidakpastian bisa kita jadikan "teman", bukan musuh yang harus dihindari, asalkan kita memperlakukannya sebagai motivasi, bukan sebagai penghalang. Biasakan untuk menolelir perasaan-perasaan itu. Selalu ingatkan kepada diri sendiri, bahwa kemajuan tidak akan datang bila kita tidak melangkah maju ke keadaan yang penuh ketidakpastian.

Antisipasi dan tindakan

Tidak membuat suatu keputusan sebenarnya adalah sebuah keputusan, yang buruk tentunya. Berpikirlah seperti seorang atlet, dan belajar untuk menempatkan diri bahwa aksi dan tindakan diperlukan untuk mencapai suatu prestasi.

Belajar dari Kegagalan

Pelajaran yang paling berharga dalam hidup kita adalah apa yang dihasilkan dari sebuah kegagalan. Orang-orang bisa menjadi sangat pemaaf bila kita benar-benar sudah melakukan yang terbaik dan bersikap penuh dengan integritas.

Realistis

Memang, terkadang ide-ide dan mimpi yang superfantastis akan terlihat sangat bagus di atas kertas, tetapi kenyataan tidak semudah menulis di atas selembar kertas. Saat kita sudah merasa siap untuk mengambil risiko, pikirkan tentang alasan yang masuk akal mengapa kita akan melakukannya.
Ada beberapa halangan yang bisa membuat kita mengurungkan niat untuk menjadi seorang pengambil risiko. Mungkin, dengan mengetahui apa saja halangan/perasaan itu, kita bisa jadi lebih siap dan tidak berubah pikiran untuk melangkah maju demi mencapai apa yang kita inginkan, walaupun ada risiko yang menghadang!

-Rasa takut akan penolakan
-Takut tidak mendapatkan persetujuan
-Perasaan bersalah
-Keinginan untuk selalu benar
-Ketidakpastian
-Rasa takut diremehkan
-Menghindari konflik
-Takut akan kegagalan
-"Bermain" aman
-Takut akan menyakiti orang lain.

Hujan rintik-rintik membasahi bumi, udara berhembus terasa segar. Seorang pemuda telah selesai menunaikan sholat dzuhur berjamaah di masjid. Pandangannya menyapu ke arah halaman masjid, tidak jauh darinya ada seorang perempuan tua yang duduk ditengah lapangan menarik perhatiannya. Tiba-tiba sebuah tas kecil dari tempat nenek itu terbang tertiup angin kencang. Segera pemuda itu memperhatikan teriakan nenek itu minta tolong, ingin tasnya diambilkan.

Merasa terpanggil pemuda itu segera berlari mengejar tas kecil, terlihat tas itu telah melesat jauh, dia berlari dengan terengah-engah kelelahan. Berlarilah pemuda itu sekuat tenaga dan tas kecil itu berhasil juga dipegangnya. Nampak keringat bercucuran, dengan hati penuh kebahagiaan dia berlari kecil mengantarkan tas kecil. Terlintas didalam hatinya lelah yang dirasakan tentunya akan disambut dengan senyuman dan ucapan terima kasih sang nenek sudah cukup sebagai balasan atas kebaikan yang telah dilakukannya.

Namun diluar didugaannya, sang nenek segera merebut tas kecil itu dan membalikkan tubuhnya dengan wajah yang cemberut, sepintas seperti marah. Pemuda terkejut bukan main. Jangankan senyuman dan ucapan terima kasih, wajah ramahpun tidak terlihat. Pemuda itu kebingungan. ‘Apa dosaku ya?’ ucapnya lirih. Dia tak bisa bergerak, malu, kesal, kecewa tercampur aduk.

Berkali-kali pemuda istighfar, siang itu dirinya menemukan pelajaran yaitu makna ikhlas. Ya tentang keikhlasan. Keikhlasan berarti tidak pernah berharap apapun, bahkan balasan walaupun berupa senyuman dari yang kita perbuat. Lakukanlah segala perbuatan baik semata-mata karena Allah. Itulah yang disebut dengan ikhlas. Siang itu dihalaman masjid, pemuda itu mendapatkan pelajaran bahwa ikhlas itu indah.

‘Dan Kami tiada mengurangi sedikitpun dari pahala amal mereka, tiap-tiap manusia terikat dengan apa yang dikerjakan.’ (QS. At-Thuur : 21).




Senin, 27 September 2010

Bawaan Lahir Atau Biasa Dipelajari


Pertanyaan-pertanyaan berikut cukup menarik dan banyak menjadi bahan pemikiran para ahli. Apakah seseorang memang dilahirkan sebagai penjahat?. Sungguh adakah orang yang dilahirkan sebagai pemimpin?. Bila anda terlahir pemalu, bukankah itu berarti anda menjadi pemalu selamanya? Pertanyaan-pertanyaan semacam itu juga berkembang di berbagai bidang psikologi, seperti misal, apakah intelegensi sudah ada sejak lahir – sebagai sifat bawaan si anak – atau dapat berkembang melalui pola pengasuhan yang tepat. Silang pendapat ini dikenal sebagai perdebatan “bawaan – perkembangan (nature – nurture)”. Semua jawaban yang pernah diberikan tidak sepenuhnya menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut. Namun demikian, dalam kaitannya dengan bersikap positif ini kita mengetengahkan empat asumsi yang merupakan tema pembicaraan.

- Sikap Positif bukan bawaan lahir;
– Sikap Positif bisa dipelajari;
– Sikap Positif adalah pilihan;
– Kita bisa mempraktekkan sikap positif, bisa juga tidak – itu pilihan anda.

Keempat asumsi ini penting bagi pembahasan kita, karena jika anda tidak sependapat bahwa sikap positif merupakan sesuatu yang adapat anda pilih, maka kecil kemungkinan bagi anda untuk berubah.

Bila anda masih ragu-ragu, cobalah mengerjakan latihan berikut ini:
Renungkan sejumlah aspek kehidupan anda. Berilah jawaban, apakah sikap anda sekarang ini memang karena anda terlahir demikian; atau semata-mata merupakan hasil pelajaran atau
Pengaruh yang anda terima
Atau merupakan campuran antara sikap bawaan lahir dan perkembangan kehidupan anda ?
Cara anda mengambil keputusan [1] [2] [3]
Sikap anda terhadap uang [1] [2] [3]
Sikap anda terhadap ras [1] [2] [3]
Pendapat anda mengenai masalah lingkungan [1] [2] [3]
Rasa humor anda [1] [2] [3]
Selera musik anda [1] [2] [3]
Semangat dan energi anda [1] [2] [3]
Surat kabar yang anda baca [1] [2] [3]

Pada dasarnya, cara anda berpikir, selera dan sikap politik anda adalah hasil belajar dan akan terus berkembang selama hidup. Sedangkan rasa humor, semangat dan energi anda – yang merupakan sedikit campuran antara bawaan lahir dan pilihan – merupakan pengecualian.

Mungkin anda berpendapat bahwa semua ini agak ekstrim. Bila anda yakin bahwa sikap positif atau negatif adalah bawaan sejak lahir, dan kebetulan anda sendiri atau karyawan anda mempunyai sikap negatif, maka tidak ada sesuatu pun yang dapat dilakukan untuk mengubahnya. Sebenarnya tidaklah demikian.
Memang faktor genetis juga berperan. Sebagian besar orang bisa menyanyi, namun sedikit sekali yang mampu melantunkan lagu sekaliber Ruth Sahanaya. Banyak orang bisa menggambar, namun hanya segelintir orang yang mampu menggambar sebagus Basuki Abdullah. Semua orang bisa berlari, namun hanya sedikit sekali yang bisa menjadi pelari kelas dunia.

Sekali pun demikian, melalui praktek dan latihan kita akan mampu menyanyi lebih baik, menggambar lebih baik atau berlari lebih cepat. Jadi dengan bersikap positif, anda akan dapat menjadi semakin baik dalam hal-hal yang anda geluti. Sebagai langkah awal, anda perlu bersikap positif pada kemungkinan terjadinya perubahan.

Sikap positif dalam manajemen merupakan suatu sifat yang dapat meningkatkan setiap atau semua bentuk kecakapan manajemen. Namun demikian, sikap positif tidak dapat berdiri sendiri. Oleh karena itu sikap positif berkaitan timbal balik dengan berbagai bentuk kecakapan manajemen.

Mari kita tutup sesi ini dengan mengandaikan anda sebagai manajer personalia yang sedang menghadapi pemogokan karyawan. Bagaimana kecakapan anda dalam menangani masalah tersebut dikaitkan dengan ciri-ciri bersikap positif yang pernah kita bahas di sesi 2? Berilah skor pada setiap ciri mulai dari
negatif hingga positif:

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10

1. Sangat tidak netral———————————-Netral

2. Tidak mampu menguasai———–Mampu menguasai

3. Tidak berpikir kreatif——————-Berpikir Kreatif

4. Pesimis———————————————Optimis

5. Tidak efektif berkomunikasi—Efektif Berkomunikasi

Tentu saja kita tidak bisa memberi angka yang pasti untuk mengukur tingkat sikap positif anda. Namun, pada taraf tertentu anda harus menilai seberapa positif sikap anda pada saat ini, dan apakah ada hal yang harus diubah agar anda dapat mengingkatkan sikap positif anda. Boleh jadi anda berpikir ada indikasi yang menjadi ciri-ciri lain bersikap positif dan itu sah-sah saja. Yang penting di sini, semakin tinggi nilai yang anda berikan pada latihan di atas atau ciri-ciri lain yang anda tambahkan, maka semakin besar kemungkinannya anda dapat bersikap positif dalam manajemen anda.

Minggu, 27 Juni 2010

Mari kita Bermimpi


MARI KITA BERMIMPIKetika kita berharap, kita takut untuk bermimpi. Bahkan beberapa orang mengatakan bahwa "jangan jadi pemimpi!"Hidup diawali dari sebuah mimpi.Masa depan dibentuk dari sebuah mimpi. Jangan takut untuk bermimpi. Setidaknya, sering-seringlah kita melakukan mimpi yang sadar atas apa yang kita harapkan akan terjadi terhadap kita di masa yang akan datang.Apa gunanya kita bermimpi?

Mimpi akan membentuk sebuah sikap yang optimis dan memotivasi diri mewujudkan apa yang kita impikan.Coba kita lihat orang-orang yang tidak punya daya juang tinggi, orang yang merasa lemah sepanjang hari, orang yang gampang putus asa, dan orang yang tidak mau maju. Mereka adalah orang-orang yang tidak mempunyai mimpi dan mereka adalah orang-orang yang takut membentuk mimpinya sendiri. Mimpi adalah sebuah kekuatan yang dapat kita gunakan sebagai jembatan masa depan.Bentuklah mimpi-mimpi anda. Untuk pertama kali mungkin kita akan merasa malu untuk mengawali sesuatu dari sebuah mimpi. Kita juga merasa bahwa kita melakukan hal yang tidak banyak artinya ketika kita mau untuk bermimpi.Mengapa?

Karena kita tidak tahu bahwa mimpi mengandung sebuah kekuatan yang dapat mempengaruhi sel-sel otak manusia mewujudkan harapannya. Bermimpi secara sadar adalah melakukan tindakan imajinatif dalam pikiran terhadap apa yang kita harapkan untuk terjadi dalam diri kita.Semakin kuat kita melakukan mimpi, semakin kuat pikiran membentuk sebuah jembatan dalam sel-sel otaknya. Semakin sering kita melakukan mimpi secara sadar, semakin gampang kita dituntun ke arah pembentukan realitas harapan kita.Jangan takut bermimpi!

Apapun hal yang akan kita lakukan, entah itu mengawali sebuah usaha, pekerjaan ataupun kegiatan lain yang kita harapkan hasilnya, bermimpilah tentang hal tersebut. Bermimpilah bahwa kita telah mengalami sebuah hasil dari yang akan kita lakukan.

Dengan mimpi tersebut kita telah membentuk jalan dalam pikiran yang siap menuntun kita menjadi seperti apa yang kita impikan. Ini adalah rumus pertama dari rahasia kekuatan pikiran, yaitu buatlah mimpi secara sadar atas apa yang kita harapkan akan terjadi dalam diri kita. Jangan malu-malu, jangan ragu-ragu, jangan setengah-setengah, tetapi benar-benar buatlah sebuah mimpi yang nyata tentang diri kita tersebut. Selamat bermimpi! Dan selamat mengalami perubahan dalam hidup anda!

Sebelum sebatang pohon dapat tumbuh tinggi, terlebih dahulu ia harus menanamkan akarnya jauh ke dalam tanah, demi memperoleh zat gizi. Sama dengan mimpi anda. Bila anda ingin impian berubah menjadi kenyataan, anda harus mencari cara untuk memberi makan dan memelihara mimpi anda.

Sangat tidak realistis untuk berharap bahwa anda dapat mencapai bintang, tanpa terlebih dahulu menanam akar dalam tanah padat. Bermimpi itu gampang – sesuatu yang hidup di alam khayal. Namun mewujudkannya di alam nyata membutuhkan perjuangan keras.

Tanpa akar yang kuat, bahkan pohon tertinggi dan berbesar – akan tumbang. Tanpa terus belajar, bersikap disiplin, memelihara integritas, komitment, ketabahan, kesabaran, dan usaha – bahkan mimpi yang paling mungkin dan paling hebat – akan tumbang.

Mimpi dan tujuan anda memerlukan pemeliharaan. Tanamkan akar mimpi
anda sedalam dan selebar mungkin – hingga tidak ada batas setinggi
tas apa anda akan jangkau…